dEwA 'N MnZz 'Blog Campur Aduk Blog'e Cah Surungan

Jumat, 05 Juli 2013

Kehidupan Nelayan di Pantai Morodemak



Kesibukan di Hari Sabtu (30/3)
Pantai Morodemak berada di Kecamatan Bonang, Demak. Hanya butuh waktu sekitar 90 menit bila menggunakan kendaraan roda dua dari Tembalang, Semarang. Namun, kita harus ekstra hati-hati karena jalan di Kecamatan Bonang rusak parah. Maka, disarankan  untuk tidak datang ketika memasuki musim penghujan. Tersedia juga angkutan publik yang selalu beroperasi hingga sekitar pukul 6 sore.  
Salah Satu Potret Kesibukan di PPP Morodemak

Begitu memasuki Kecamatan Bonang, kita langsung disambut oleh udara yang agak lengket dan wangi khas pesisir. Namun, di sepanjang jalan kita akan melihat deretan warna-warni perahu nelayan yang berbaris rapi di sepanjang bantaran  kali. Dari yang berukuran besar hingga yang paling kecil, unik sekali.

Seorang Nelayan sedang Membersihkan Jaring
Bila kita datang sekitar pukul 5 pagi, kita akan menemui nelayan yang pergi melaut. Bahkan kita dapat menemui juga aktivitas para nelayan lainnya, seperti membetulkan perahu secara gotong royong, menurunkan hasil tangkapan, dan masih banyak lagi moment yang sangat menarik, karena keriuhan seperti ini jarang sekali dapat ditemui. 
Nelayan sedang Menuurunkan Hasil Tangkapan
Sesampainya di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Morodemak atau Tempat Pelelangan Ikan (TPI), kita harus menyewa perahu terlebih dahulu apabila ingin menuju ke Pantai Morodemak dan hutan mangrove. Harga yang ditawarkan pun tergantung dari lamanya waktu yang diinginkan. Kemarin, seorang nelayan menawarkan harga sebesar Rp 30.000 pulang-pergi (PP) untuk 4 orang. Namun, menurut seorang polisi pantai, harga sebesar itu masih terbilang mahal, dan menyuruh kami untuk menawarnya lagi karena lokasi pantai memang tidak terlalu jauh.
Sejenak Merenung

Keadaan pantainya sendiri, yakni landai, berpasir hitam, bahkan cenderung berbatu kerikil, dan tidak adanya pohon di sekitar pantai, menurut nelayan sekitar (karena kemarin aku tidak menuju ke pantai). Menurutku, justru akan jauh lebih menarik bila datang kesini dengan tujuan melihat sisi kehidupan nelayan, daripada sekadar untuk rekreasi ke pantai.

Tidak ada komentar: