dEwA 'N MnZz 'Blog Campur Aduk Blog'e Cah Surungan

Rabu, 03 Juli 2013

Alergi Jika Dibiarkan Bisa Mengancam Nyawa

Anafilaksis adalah reaksi alergi yang melalui mekanisme reaksi antigen antibodi. Anafilaksis termasuk dalam reaksi alergi parah yang terjadi tiba-tiba dan berpotensi mengancam nyawa. Reaksi tersebut dapat terjadi dalam hitungan detik atau menit.

Penyebab paling umum dari anafilaksis adalah:
•    Kacang-kacangan
•    Makanan laut, terutama kerang, udang dan lobster
•    Produk susu
•    Telur
•    Sengatan serangga, seperti tawon, lebah, dan semut
•    Getah tanaman
•    Obat-obatan, terutama penisilin
•    Dalam beberapa kasus, anafilaksis terjadi sebagai dampak dari olahraga.

Secara umum, gejala anafilaksis menimbulkan gejala seperti sulit menelan, ruam, kram perut, mual, tubuh melemah drastis, muntah, diare, dan pembengkakan seluruh tubuh. Jika tidak segera diatasi, anafilaksis dapat menyebabkan pingsan bahkan kematian.

Gejala anafilaksis yang lebih spesifik, yaitu:

Gejala anafilaksis kardiovaskuler
•    Hipotensi
•    Takikardi (denyut jantung yang lebih cepat dari denyut jantung normal)
•    Disritmia (kelainan denyut jantung)

Gejala anafilaksis paru
•    Bronkospasme (gangguan pernapasan yang menyebabkan penyempitan saluran paru-paru)
•    Batuk
•    Dispnea (sesak napas)
•    Edema paru (peningkatan cairan secara abnormal di dalam paru-paru)
•    Edema laring (pembengkakan tenggorokan akibat peningkatan cairan di dalam laring)
•    Hipoksemia (penurunan kandungan oksigen dalam darah)

Gejala anafilaksis kulit
•    Urtikaria (reaksi vaskuler pada kulit akibat alergi, sehingga menimbulkan bintil yang gatal)
•    Edema wajah (pembengkakan wajah)
•    Gatal

Cara mencegah anafilaksis dapat dilihat dari tiap individu apakah memiliki riwayat alergi terhadap obat atau tidak. Sedangkan cara mengatasinya bisa dengan menghentikan konsumsi obat yang diduga sebagai penyebab anafilaksis, menjauhkan diri dari alergen, dan berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan tahap penanganan selanjutnya.

dr. NurhayatiEpinefrin merupakan obat yang paling efektif untuk mengatasi reaksi alergi anafilaksis. Obat tersebut dapat bereaksi cepat dalam menghilangkan gatal-gatal, mengatasi masalah pernafasan, dan masalah penurunan tekanan darah. Segera hubungi dokter untuk mendapatkan injeksi epinefrin jika mengalami reaksi anafilaksis.

Sumber: MeetDoctor.com

Tidur Telentang Banyak Manfaatnya!

Ghiboo.com - Menurut dokter Muki Partono, Sp.OT, Spesialis Bedah Tulang dari Rumah Sakit Puri Indah, penyebab nyeri pinggang dibagi dua: akut dan kronik.

Akut, biasanya rentan terjadi di daerah lumbal, yaitu bagian bawah punggung yang terdiri atas lima tulang kecil (vertebra).


Daerah tersebut paling elastis dan menyangga berat badan atas manusia serta beban yang berasal dari benda yang dibawa. Besarnya beban yang diterima bantalan lumbal bergantung pada posisi berdiri, duduk, hingga tidur.


Banyak yang tidak menyadari, duduk terlalu lama dapat menyebabkan nyeri pinggang karena menganggap posisi duduk dapat mengistirahatkan badan. Padahal saat itu tulang membawa beban lebih berat dibanding berdiri.


Beban yang diterima oleh bantalan lumbal pada saat seseorang duduk tegap adalah 150 kg, bandingkan dengan 100 kg beban yang diterima pada saat berdiri. "Kalau bekerja di depan komputer dan selalu duduk lama, sesekali dalam setiap jam berdiri dan berjalan-jalan untuk merenggangkan otot dan mengistirahatkan tulang belakang," tutur dokter Muki.


Posisi yang paling santai untuk tulang belakang adalah tiduran telentang -- dan ganjal bawah lutut dengan bantal -- yang hanya mengangkat beban tekanan seberat 25 kg. Sementara pada posisi tidur miring membawa 75 kg beban bagi tulang belakang.


Jika tulang belakang terasa nyeri, coba istirahatkan dengan tidur telentang. Pilih kasur yang agak keras. Anda juga dapat melakukan olahraga seperti berenang, yoga, dan pilates dengan konsentrasi di area tulang belakang, pakai korset secara tepat, atau menjalani pola hidup sehat. Sedangkan nyeri pinggang kronik karena daerah non-lumbal seperti gangguan usus, ginjal, infeksi, tumor, hingga penyakit pada organ reproduksi wanita. (Good Housekeeping.co.id)

Buah Nanas Dapat Merangsang Kontraksi

  • <strong>Pineapple</strong>, an excellent source of vitamin C is a natural digestive aid and a meat tenderizer as it contains a proteolytic enzyme - bromelain. It has potent anti-inflammatory properties and significantly alleviates symptoms of rheumatoid arthritis, sinusitis, gout, sore throat or inflammation due to surgery or physical injury. It also helps in fat burning and weight loss due to its thermic effect.<br /><br /> Pineapple, an excellent source of vitamin C is a natural digestive …
Turun-temurun di Indonesia, buah nanas kerap dianggap dapat menyebabkan keguguran.  Maka tak heran bila para orangtua melarang wanita yang sedang hamil muda mengonsumsi buah tropis yang kadar airnya tinggi ini. Kepercayaan terhadap mitos tersebut diperkuat dengan kebiasaan mengonsumsi nanas untuk memperlancar haid. Apakah mitos itu benar?

Dr. Moh. Baharuddin Spog. MARS yang dimintai penjelasannya memaparkan, sebenarnya berkembangnya mitos nanas menyebabkan keguguran di masyarakat disebabkan oleh sifat buah tersebut yang dapat memicu rasa rasa mulas pada perut.  “Mulas inilah yang menyebabkan kontraksi, sehingga dapat memicu terjadi keguguran,” jelasnya.

Kendati demikian, dokter kandungan ini mengingatkan, apabila hanya dikonsumsi dalam jumlah sedikit, sebenarnya nanas tidak akan menyebabkan kontraksi yang berujung pada keguguran.

Sebab keguguran juga bisa didorong oleh usia kehamilan. Mengonsumsi nanas di usia kehamilan kurang dari 12 minggu, memiliki risiko keguguran lebih besar. “Pada usia tersebut (12 minggu), plasenta masih belum terbentuk, janin belum memiliki ‘pengaman’, sehingga rentan kontraksi,” ujar Bahar.

Selanjutnya, dokter kandungan yang sehari-harinya praktek di klinik Budi Kemuliaan ini menjelaskan, bila kandungan sudah memasuki trimester kedua, plasenta sudah terbentuk. Dengan kondisi ini, sebenarnya wanita hamil tidak perlu terlalu khawatir dengan asupan makanannya.

“Jadi memang, makanan yang bersifat ‘tajam’ tersebut dihindari pada trimester pertama,” ujarnya. Selain nanas, makanan lain yang dapat merangsang kontraksi adalah makanan yang mengandung alkohol seperti tape, durian, arak serta makanan pedas.

Senada dengan dokter Bahar, pakar hypnobirthing Lanny Kuswandi mengatakan, mitos terkait kehamilan sebenarnya bersifat subjektif, termasuk mitos tentang nanas. “Memang ada yang sensitif dengan nanas, sehingga dapat menyebabkan keguguran. Tapi bagi sebagian lagi , nanas tetap aman bagi kehamilannya,” ujarnya.

Lanny menjelaskan, pada dasarnya deteksi terhadap makanan yang berbahaya bagi kehamilan dapat dilakukan sendiri oleh tubuh, terutama terhadap buah-buahan yang dianggap ‘tajam’  seperti nanas dan durian. Apabila dalam kondisi normal makan nanas  dapat menyebabkan sakit perut atau gangguan lainnya, sebaiknya juga dihindari pada saat hamil. Akan tetapi, seandainya buah tersebut tidak menyebabkan efek samping saat kondisi normal, aman dikonsumsi saat hamil. Meski demikian, Lanny mengingatkan agar jumlahnya dikurangi.

“Jika biasanya makan satu bonggol durian tidak ada efek, kalau sedang hamil cukup makan 1 atau 2 butir saja,”  pungkas pakar yang juga mendalami hypnopregnancy ini.



 http://id.she.yahoo.com

Tidur Tanpa Bantal Bisa Atasi Sakit Punggung dan Leher?


DREAMERSRADIO.COM - Tidur merupakan waktu melepas lelah dan mengisitirahatkan pikiran setelah seharian beraktivitas. Setelah lelah selama seharian, kasur dan bantal empuk sudah pasti menjadi hal yang paling ditunggu untuk merebahkan tubuh yang lelah. Bantal empuk terasa seperti surga tempat menyandarkan kepala. Namun, siapa sangka bantal juga mempengaruhi kualitas tidur. 
Ternyata tidur tanpa menggunakan bantal menjadikan kualitas tidur lebih baik dibandingkan dengan menggunakan bantal. Selain itu, tidur tanpa bantal sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang punggung.
Dilansir dari doktersehat.com, tidur tanpa bantal dapat membantu relaksasi tulang punggung. Saat tidur tanpa bantal secara otomatis kita dapat meluruskan tulang punggung dan lebih rileks. Posisi tulang punggung sejajar dengan tulang leher karena saat tidur tulang punggung tidak berlekuk-lekuk seperti saat tidur menggunakan bantal.
Tidur tanpa bantal juga dapat bisa menjadi solusi untuk mengatasi keluhan sakit leher. Biasanya bila seharian berada di depan komputer leher bisa menjadi sakit terutama leher bagian belakang. Hal ini terjadi karena faktor kelelahan dan darah yang mengalir lancar. Untuk mengatasinya cobalah berbaring dan tidur tanpa bantal agar peredaran darah kembali lancar. Manfaat lainnnya adalah dapat mengurangi rasa lelah pada otot dengan cepat.
Kualitas tidur yang baik membuat fungsi tubuh kembali normal dan dapat bekerja secara optimal. Selain itu tidur yang baik bisa membuat tubuh menjadi lebih segar dan bugar di pagi harinya. Yuk Dreamers, mulai mencoba tidur tanpa bantal!