16 August 2013
JEPARA, Kecelakaan laut terjadi di perairan Pulau Panjang Kabupaten Jepara. Acara syawalan yang seharusnya menjadi hari yang meriah berubah menjadi petaka. Perahu yang seharusnya hanya berkapasitas penumpang 20 orang, dipaksakan utuk mengangkut sekitar 40-60 orang. Akibatnya perahu terbalik dan tenggelam. (Kamis, 15/8).
JEPARA, Kecelakaan laut terjadi di perairan Pulau Panjang Kabupaten Jepara. Acara syawalan yang seharusnya menjadi hari yang meriah berubah menjadi petaka. Perahu yang seharusnya hanya berkapasitas penumpang 20 orang, dipaksakan utuk mengangkut sekitar 40-60 orang. Akibatnya perahu terbalik dan tenggelam. (Kamis, 15/8).
Pos
Kesehatan yang berada di Kantor Gubernur Jawa Tengah dan Kantor Dinas
Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sampai dengan hari ini (Jum’at 16/8 jam
08.00) mencatat ada 8 orang yang tewas dalam kecelakaan laut ini. Korban
tewas dalam kecelakaan ini Ahmad Irfan ( 5 tahun - RT 1 RW 5 desa
Bakalan, Kalinyamatan, Jepara), Sukarjo (5 tahun - RT 2 Desa
Gamong,Kaliwungu, Kudus), Rasmu (65 tahun - RT 6 RW 1, Desa Pulodarat,
Pecangaan, Jepara), Adiba Haprifan Zuna ( 16 tahun - RT 2 RW 6 Kelurahan
Demaan, Jepara), Junaidi ( 50 tahun - RT 1 RW 2, Katonsari, Demak),
Diva ( 7 tahun -RT 1 RW 2, Katonsari, Demak), Sukarni (55 tahun - RT 3 RW 5, Kelurahan Bulu, Jepara), dan Adelia (10 tahun - RT 3 RW 5, Kelurahan Bulu, Jepara).
Sampai
dengan pukul 17.00 hari Rabu, 15/8 petugas Pos Kesehatan Kabupaten
Jepara melaporkan, bahwa korban di rawat di Rumah Sakit Daerah Kabupaten
Jepara sebanyak 36 orang, yang menjalani rawat inap sebanyak 25 orang
dan rawat jalan 11 orang.
Kecelakaan
bermula dari perahu yang bertolak dari dermaga Pulau Panjang yang akan
bertolak ke dermaga Kartini Jepara, dengan muatan penuh dari depan
sampai belakang, bahkan menurut informasi sampai di atap kapal. Perahu
beberapa saat melaju ke tengah laut dan terhantam ombak, kemudian
terguling. Menurut informasi gelombang di sekitar Pulau Panjang memang
cukup kuat.
Tim
SAR sempat menghentikan pencarian korban pada pukul 18.00 disebabkan
kondisi gelap dan angin bertiup kencang. Pada pagi Jum’at (16/8) akan
melanjutkan pencaharian korban, karena dimungkinkan masih ada korban
yang berada di bangkai kapal yang tenggelam. Dalam upaya pencarian ini
akan diterjunkan Tim dari Polda JAwa Tengah, SAR Ditpolair Polda dan
Anggota Brimob.
Dalam
pencarian sebelumnya terlibat berbagai potensi relawan, baik dari TNI,
BAsarnas, SAR Jepara, Jepara Rescue, Orari PMI dan Polair Polres Jepara.
Sementara
itu di Pos Kesehatan Kantor Gubernur Jawa Tengah, juga menerima laporan
bahwa terjadi kecelakaan laut di Pajtai Sigandu Batang. Musibah yang
terjadi di Panatai Sigandu ini menelan dua orang korban, masing-masing
Nurochman (25 tahun) dan Arif Ardana ( 8 tahun).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar